Hadiri Upacara Melasti, Pramono Ajak Warga Jaga Toleransi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri upacara Melasti di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara. Upacara ini sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 di Jakarta.Kehadiran Pramono bertujuan memastikan umat Hindu di ibu kota dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan tertib, khidmat dan penuh suka cita.Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyampaikan, upacara Melasti memiliki makna penting sebagai proses penyucian diri lahir dan batin sebelum umat Hindu menjalani Catur Brata Penyepian.
Di Bulan Ramadan 1447 Hijriah, redaksi beritajakarta.id menghadirkan program khusus bertajuk “Kalam Ramadan”.Amarah adalah bagian dari emosi manusia, namun Islam mengajarkan kita untuk menahan dan mengendalikannya. Di bulan Ramadan, kita belajar berdamai dengan amarah agar hati tetap tenang dan ibadah menjadi lebih bermakna. Menahan amarah bukan tanda kelemahan, melainkan bukti kekuatan diri dan kedewasaan iman.
Pramono Resmikan Taman Bendera Pusaka dan Patung Fatmawati
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka dan patung Fatmawati di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur, Rano Karno dan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Kalam Ramadan: Meraih Berkah Puasa dengan Memuliakan Orang Tua
Di Bulan Ramadan 1447 Hijriah, redaksi beritajakarta.id menghadirkan program khusus bertajuk “Kalam Ramadan”.Berbakti kepada orang tua (birrul walidain) merupakan amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Di bulan suci ini, kita diajak untuk lebih menghormati, membantu, dan membahagiakan kedua orang tua sebagai bentuk rasa syukur atas segala pengorbanan mereka. Doa, perhatian, dan sikap lembut kepada orang tua menjadi bagian dari ibadah yang bernilai besar di sisi Allah. Ridha Allah juga bergantung pada ridha orang tua, sehingga memuliakan mereka adalah jalan menuju keberkahan hidup.